7 MISTERI DALAM PUBG YANG PASTI KAMU BELUM TAHU!


7 MISTERI DALAM PUBG YANG PASTI KAMU BELUM TAHU!



PlayerUnknown’s Battleground atau yang lebih dikenal dengan PUBG atau dibaca pupji hehehe,.. merupakan Battle Royale yang sedang ramai dimainkan dalam kalangan anak muda ataupun dewasa bahkan bapak saya juga memainkannya, tapi terutama bagi anak-anak muda memang sedang menggila. Game ini mengajak kamu untuk bertarung dengan para pemain lainnya di dalam satu map dan menemukan yang terbaik yang dapat bertahan hidup. Namun, tahukah kamu kalau PUBG Mobile memiliki beberapa misteri yang bakal membuatmu takjub. Sudah penasaran? Mari kita bahas di bawah dimulai dari yang  ke 7 yaitu :

7. Stuck di udara

Siapa di antara kamu yang suka turun dari pesawat bersama dengan teman nih. Nah, kamu sepertinya harus berhati-hati karena da misteri yang mengatakan, jika kamu mem-follow orang yang mati tertembak saat menggunakan parasut, maka kamu akan stuck di udara dan tidak bisa turun dengan kata lain yang kamu follow mati di udara dan kamu akan terus melayang di udara tidak bisa turun guys.

6. Mati instan ketika menaiki Buggy

Suka naik Buggy?  ketika bertempur di PUBG Mobile? Kamu bisa mencoba misteri ini ketika bermain di Eragle dan menuju lokasi Novorepnoye. Ketika sudah mencapai lokasi tersebut, kamu bisa mengendarai Buggy dan menuju roda kontainer.
Jika sudah, kamu pasti bakal terkejut karena mati seketika. Apabila ingin bersenang-senang, kamu bisa menjaili teman kamu yang sedang menumpang.

5. Peluru Tambahan

Pernah terpikirkan untuk mendapatkan peluru tambahan ketika sedang berperang gak? Kamu bisa mencobanya dengan mengambil senapan terlebih dahulu, lalu gunakan attachment Extended Quickdraw Mag. Sehabis itu tembak!
Jika sudah mencapai 10 peluru, kamu bisa langsung melepaskan attachment dan otomatis mendapatkan 30 peluru tambahan.

4. Tiba-tiba mati di sebelah mobil walaupun tidak Knock

 Caranya cukup mudah. Kamu hanya tinggal berdiri di samping kendaaraan. Jika nanti kendaraan meledak, kamu akan langsung mati tanpa harus terkena knockWah bahaya juga ya gaes kalo berdiri di samping-samping kendaraan.

3. Sight yang besar

Pernah melihat bentuk sight yang besar? Jika belum cara ini akan membuat kamu melihatnya. Pertama kamu perlu mengaktifkan fitur Quick Scope. Sehabis itu ambil attachment Red Dot dan Holographic.
Jika sudah, kamu bisa menggunakan Holographic untuk melakukan aim. Lalu gunakan Quick Scope untuk pindah ke Red Dot. Kamu akan melihat sight tersebut membesar. Cara ini berhasil dengan sempurna di senjata SCAR-L.

2. Melihat Atap Rumah

Untuk mencoba misteri yang satu ini, kamu harus membawa satu teman bermain. Masuk ke lokasi School dan buka pintunya. Biarkan teman kamu berada di belakang pintu dan kamu memanjatnya dari depan. Kamu pasti bakal terkejut, karena cara ini bisa membuat kamu melihat atap rumah dan mengetahui lokasi musuh.

1.   Gagal Ledakan Granat

Pertama, kamu bisa lempar granat dengan menggunakan high toss. Setelah itu, kamu tekan granat kedua dengan menggunakan low toss dan cancel. Maka granat yang pertama kamu lempar akan hilang.
COBA SEKARANG JUGA!



Read More

Download Silkroad Online


Silkroad Online New Aplikasi Android
Bicheon, Heuksal dan Pacheon adalah tiga karakter yang dapat dipilih untuk saat ini ketika Anda memasuki permainan. Tiga karakter ini sesuai dengan: Kontrol jarak dekat, Kerusakan jangkauan / dukungan, Kerusakan jarak dekat. Dalam gameplay "Merchant", pemain dapat memilih identitas sebagai minat mereka, dan identitas dapat ditransfer selama yang mereka inginkan. Identitas meliputi: Merchant, Hunter dan Ranger. Pemain dapat mengalami ruang bawah tanah klasik seperti: Kontes Kuil, Dimensi Lain, dan Gua Donwhang. Selain itu, organisasi dari berbagai komunitas, kekuatan inti dari Team Build, sistem Guild dan kohesif Major, keterampilan Novel dan unik, efek cantik dan beragam, rasakan hasrat untuk menghancurkan musuh!
Read More

Gim Assassin’s Creed Unity Bisa Bantu Restorasi Katedral Notre Dame



Gim Assassin’s Creed Unity Bisa Bantu Restorasi Katedral Notre Dame
Api dan asap mengepul dari kebakaran Gereja Katedral Notre-Dame di pusat kota Paris, Prancis, pada Senin (15/4) waktu setempat. Api dengan cepat melalap bagian atap gereja yang dibangun pada abad ke-12 itu dan merupakan salah satu ikon wisata di Paris.
Katedral Notre Dame sendiri memang memegang peranan penting dalam gim Unity. Sebab, tempat tersebut merupakan salah satu pusat dari gim dan pemain dapat menjelajahinya dengan bebas.
Meski belum diketahui seperti apa kemungkinannya, Ubisoft sendiri sudah menyumbang uang sebesar 500 ribu euro (Rp 7,9 miliar) untuk membantu restorasi dan rekonstrusi bangunan tersebut.
Sebelumnya, seorang profesor menggunakan Assassin’s Creed untuk mengajarkan bahasa Italia pada murid-muridnya. Dengan cara seperti itu, mereka bisa menguasai materi yang seharusnya diajarkan dalam dua semester hanya dalam satu kelas intensif.

BACA JUGA : Game LifeAfter yang Wajib Banget Kamu Ketahui

Mengutip Science Daily pada Minggu, Simone Bregni, profesor bahasa, literatur, dan budaya di Saint Louis University, Amerika Serikat, menerbitkan tulisannya dalam jurnal Profession. Dia terinspirasi ketika bermain gim pada usia 12 tahun di 1975. Dia menyadari bahasa Inggrisnya meningkat pesat saat itu.
Pada 1997, dia mulai menggabungkan permainan video di ruang kelas dan laboratorium bahasa.

"Gim kini telah berevolusi," kata Bregni. "Mereka saat ini adalah film interaktif."
Dia telah menggunakan berbagai judul seperti Final Fantasy, Trivial Pursuit, Who Wants to Be a Millionare, Heavy Rain, dan Rise of the Tomb Raider di kelasnya. Namun, salah satu gim yang paling berguna bagi dia dan siswanya untuk belajar bahasa Italia adalah Assassin's Creed II.
"Dalam kelas sastra Renaisans Italia misalnya, para siswa mengeksplorasi Florence saat berkembang di bawah kekuasaan Medici dengan memainkan Assassin's Creed II," kata Bregni dalam sebuah pernyataan di koran.
"Siswa Amerika abad 21 menjadi bagian dalam kehidupan Ezio Auditore. Pria 20 tahun dari keluarga yang makmur dan berkeliaran di sekitar budaya dan sejarah Florence buatan di tahun 1476."

BACA JUGA : Bocornya Cerita Gim Assassin's Creed di The Division 2

Bregni menggunakan gim untuk memperkuat kosakata dan tata bahasa. Dia memperkenalkan data budaya dan mengajari siswa dalam bahasa Itali. Setelah itu, Bregni mendiskusikan permainan dan merefleksikannya secara tertulis dalam proses yang dia sebut Identify, Acquire, Create (IAC).
Para siswa yang melakukan itu memiliki nilai sebesar 3 hingga 5 poin lebih tinggi daripada mereka yang melakukan kelas bahasa Itali tradisional.
Bregni sendiri hanya mengajar selama 30 menit seperti biasa untuk melatih tata bahasa, untuk kemudian diikuti dengan 20 menit bermain gim.
"Saya benar-benar percaya bahwa belajar seharusnya menyenangkan," kata Bregni.
"Fakta itu menyenangkan tidak membuatnya tidak serius-hanya lebih efektif," kata Bregni.


Read More

Game LifeAfter yang Wajib Banget Kamu Ketahui




LifeAfter yang merupakan game survival yang kompleks nan seru akan memberikan pembaruan terbaru untuk para pemainnya. Akan ada banyak fitur terbaru yang pemain bisa akses, bahkan juga event terbaru dimana kekaisaran mulai mengambil alih daerah West. 

Seperti pada umumnya sebuah game survival, bahaya sudah pasti mengintai di mana-mana. Selain The Infected, hubungan antara empat kekuatan utama yang ada di game seperti The Imperials (Kekaisaran), Federasi Perdagangan, Biro Perdagangan dan kubu netral. Scientia bisa dibilang tidak cukup harmonis. Kerajaan dengan militer yang sangat kuat berada dalam konflik jangka panjang melawan Federasi Perdagangan yang melibatkan seluruh pemain yang ada di game ini. 
Pemain juga dapat berburu, mengumpulkan, membangun, membuat kerajinan, dan bertani untuk bertahan hidup. Serta juga dapat membangun basis rumah dan meningkatkan atau memperluasnya saat pemain naik level. Mode petualangan dan permainan baru akan terbuka saat mencapai ambang pengalaman tertentu. 

Selain itu, pemain dapat bekerja sama dengan pemain lain untuk meneliti dan mengembangkan teknologi baru yang dapat membantu melawan makhluk-makhluk yang kuat. Ada pos-pos yang dapat digunakan untuk merekrut survivor lain juga. 

Hampir semua yang ada di tempat terbuka dapat ditambang, dikumpulkan, atau dicincang. Saat semakin maju ke dalam permainan dan mengumpulkan lebih banyak pengalaman, pemain akan dapat membuat senjata yang lebih kuat dan bertarung melawan musuh yang lebih kuat. Setiap senjata dalam game dapat dibuat dengan menggunakan bahan yang dikumpulkan. Dari Busur tradisional, hingga Minigun dan Bazoka.


BACA JUGA : Game Apex Legends Saingan PUBG dan Fortnite 


Tinggal Bareng dan Bangun Ikatan yang Kuat! 
Bermain game dengan teman-teman tentu sangat menyenangkan, bahkan berguna untuk menjelajahi area yang lebih tinggi tentunya. Game ini pun mendorong pemain untuk bermain secara bersama-sama dan memungkinkan untuk coop hingga 4 pemain.

Dengan membentuk hubungan dengan teman yang terpercaya, akan ada konten ganda yang unik dan akan terbuka secara bertahap dibuka bersama dengan meningkatnya persahabatan, bahkan bisa lebih dekat seperti halnya suami istri loh! Hal ini sangat cocok dengan pemain yang sedang couplean di dalam game. 

Jadi setelah 3 hal menarik diatas, apakah masih ragu untuk bermain LifeAfter? Kamu kuat menjadi seorang survivor dan bertahan hidup di lingkungan keras nan ganas? Buktikan segera di LifeAfter! 

Read More

Game Apex Legends Saingan PUBG dan Fortnite


Apex Legends, Game Battle Royale Terbaru Saingan PUBG dan Fortnite

Apex Legends merupakan sebuah game pertempuran royale gratis yang dikembangkan oleh Respawn Entertainment dan diterbitkan oleh Electronic Arts. Game ini diplot sebagai pesaing utama PUBG dan Fortnite yang saat ini sedang hits dan berkembang di masyarakat. Sama dengan PUBG dan Fortnite, Apex Legends ini juga mengusung game ber-genre Battle Royale.

Dimainkan 25 juta pengguna seminggu setelah di rilis
Diluncurkan pada 4 Februari 2019, game Apex Legends langsung berhasil menarik hati para gamers. Sebenarnya game ini juga dirilis secara diam diam tapi berhasi berdampak pada saham EA yang mengalami kenaikan signifikan yaitu sebesar 16,50% dan merupakan salah satu pencapaian terbaik EA sejak 2014.
Saat ini, game battle royale tersebut hanya tersedia secara gratis untuk PC, PlayStation 4 dan Xbox One. Namun, hal yang menarik perhatian adalah dalam waktu 8 jam setelah perilisan Apex Legends sudah kedatangan 1 juta pemain baru.
Dalam waktu 24 jam game ini sudah mencapai 2,5 juta pemain serta dalam waktu 72 jam Apex Legends berhasil memiliki 10 juta pemain. Kemudian sepekan setelah dirilis Apex Legends berhasil memikat tidak kurang dari 25 juta pemain. Luar Biasa.
Dilansir dari Venture Beat, Minggu (10/2/2019), jika momentum ini terus bertahan, bisa jadi Apex Legends akan menjadi rival Fortnite.


Apa Perbedaan Apex Legends dengan PUBG?
Perbedaan Apex Legends dengan PUBG yang notabene adalah saingan utama dalam genre game Battle Royale adalah tempo permainan. PUBG memiliki pacing tempo yang terkesan lambat, permainan lebih berfokus pada manajemen resource yang dimiliki pemain. Sementara Apex Legends memiliki tempo permainan yang lebih cepat berkat skill dari tiap karakter yang unik.
Dari cara menghidupakan pemain pun terlihat perbedaan yang mencolok. Dalam PUBG pemain harus menghidupkan rekan dalam jangka waktu yang singkat sedangkan Apex Legends untuk menghidupkan rekan, pemain cukup membawa banner dari skuad yang sudah mati dan pergi ke reviving station.





Karakter keren hero Apex Legends

Selayaknya Battle Royale pada umumnya, di game ini pemain harus bertahan hidup dan saling mengalahkan pemain lain. Karakter hero dalam Apex Legends yang diberikan kepada pemain memiliki kemampuan yang unik sejak pertama kali mendarat. Adapun hero yang terkenal adalah sebagai berikut.
1. Gibraltar
Merupakan seorang penembak yang kuat dan ketuika membidik pemandangan serta menggunakan perisai senjata yang melindungi sebagian besar tubuh bagian atasnya.

2. Bloodhound
Seorang hero pelacak yang mencari keberadaan musuh dengan meningkatkan movement speed dan mengubah visionnya menjadi hitam-putih sambil meng-highlight Legends musuh dengan warna merah. Skill ini merupakan skill luar biasa yang memungkinkan Bloodhound menemukan musuh yang jauh dengan mudah.

3. Mirage
Sang pengumpan yang bisa membuat musuh jadi kebingungan. Ia bisa mengirim umpan holografik yang mengalir ke arah pemain mengeluarkan skillnya.

4. Lifeline si dokter medis.
Lifeline dapat mendukung rekan satu timnya melalui healing dan menyediakan berbagai perlengkapan serta bisa menyembuhkan Lifeline atau ketiga anggota tim secara bersamaan.



Read More

Bocornya Cerita Gim Assassin's Creed di The Division 2



Ubisoft, perusahaa GIM bermarkas di Montreuil, Prancis, sedang menikmati kesuksesan dua judul gim mereka di pasaran yakni Assassin's Creed Odyssey dan The Division 2.
Meski sedang sibuk dengan masing-masing gim buatan mereka sendiri, tim Massive Entertainment (The Division 2) membocorkan informasi penting tentang seri terbaru Assassin's Creed (Ubisoft).
Dilansir Gamerant, Senin (8/4/2019), sebuah poster di dalam The Devision 2 membocorkan informasi latar belakang cerita seri Assassin's Creed (AC) berikutnya.


Dari poster tersebut, kemungkinan besar gim lanjutan Odyssey itu akan mengambil tema atau era Viking dengan wilayahnya membentang dari Eropa Utara, Islandia, Greenland, dan Vinland. Lebih lanjut, poster yang ada di dalam gim The Devision 2 itu tertulis "Valhalla" di atasnya, dengan seorang Viking yang tampaknya sedang memegang Apple of Eden.
Adapun seri AC selanjutnya bakal membawa gamer ke kota Roma, atau lebih tepatnya pada akhir masa pemerintahan Marcus Aurelius (sekitar 193M).
Mempertimbangkan alur cerita Origin dan Odyssey lebih dekat dengan masa pergantian milenium, alur cerita Roma mungkin lebih cocok ketimbang era Viking (sekitar 1000M).




Read More

Brendan Greene sebagai Lead Designer terciptanya game PUBG

Brendan Greene sebagai Lead Designer terciptanya game PUBG 

Brendan Greene adalah sosok penting dalam terciptanya game PUBG sebagai Lead Designer. Berkenaan dengan sukses fenomenal game tersebut, akankah ada sekuelnya.

Ketika ditanya soal PUBG 2, Brendan langsung mengatakan bahwa ia tak tertarik membuatnya. "Aku tidak benar-benar berniat untuk membuat PUBG 2," kata dia.
"Aku sudah selesai dengan battle royale. Ada beberapa ide tentang bagaimana kami menyediakan pengalaman yang berbeda," papar dia.

Divisi Special Project yang ditangani Brendan memberi kebebasan untuknya mengeksplorasi hal baru. Ia tak diminta membuat game tertentu atau tekanan menghasilkan uang. "Kami tidak melakukan ini buat profit," tandasnya.


BACA JUGA 6 Senjata Langka di PUBG Mobile Hanya bisa didapat dari Airdrop Saja

"Mungkin suatu hari memang begitu, tapi saat ini hanyalah buat eksplorasi. Tidak ada deadline, hanya kami dengan waktu main beberapa tahun. Industri game itu keras sehingga hal ini kemujuran. Kami benar-benar bisa mengeksplorasi," tutur Brendan.

Dia memendam harapan agar game battle royale makin berkembang sebagai e sport. Kemudian agar produsen mengembangkan game semacam itu bukan semata karena tujuannya ingin menghasilkan uang.

Brendan mengambil contoh game Apex Legends yang meluncur tanpa banyak kemeriahan pada bulan Februari silam. Tapi game ini berhasil menuai.

Apex Legends melakukan pekerjaan mengagumkan, mereka tidak ada hype apa-apa. Mereka hanya mengumumkannya dan memberikan game yang bagus," sebut Brendan.

Read More